Mengisap Jari

Oleh Nana Lisnawati, Staff Pendidik

Biasanya wajar kok anak mengisap jari dari lahir sampai usia 3 bulan ,karena ini berarti menunjukkan bahwa bayi sehat dan normal, karena refleks isap memang sudah dimiliki bayi sejak lahir.

Walaupun kebutuhan mengisap merupakan kebutuhan individual yang dimana setiap bayi memiliki kebutuhan mengisap yng berbeda,jadi semakin sering bayi diberi kesempatan menyusu,maka makin sering pula ia dapat memenuhi kebutuhan mengisapnya ,kalaupun ada bayi yang telah diberi asi tapi masih mengisap jarinya,bisa jadi kebutuhan mengisap asi belum terpenuhi ,idealnya mengisap sekitar 30 – 40 menit.

Dikatakan Prof. Dr. dr. Nartono Kadri, Sp.A(K), ada beberapa bayi yang reflek isapnya rendah, yaitu bayi yang lahir prematur dan bayi sakit. “Pada bayi prematur, refleks mengisap jarinya lebih pelan ketimbang bayi sehat, karena pertumbuhannya yang belum terlalu sempurna.

Orang tua kadang memberikan sarung tangan untuk mengurangi kebiasaan mengisap jari yang ditakutkan akan mengganggu perkembangan gusi dan gigi ,akan tetapi sebenarnya jika bayi mengisap sarung tangan dikhawatirkan bayi akan terserang kuman yang ada disarung tangan tersebut.

Penggunaan empeng atau dot juga bagi orang tua merupakan salah satu alternatif lain yang digunakan yang dianggap lebih baik karena empeng atau dot tidak sekeras jari,dan diperkirakan kebiasaan mengempeng atau dot lebih mudah dihentikan.

Apabila setelah berumur 7 bulan bayi masih suka mengisap jarinya,sebaiknya orangtua mencari tahu penyebabnya ,mungkin si bayi memerlukan waktu yang lebih lam untuk menyusu.Dan bila cara tersebut tidak menyelesaikan masalah dan mengisap jarinya semakin sering bisa jadi bayi mendaptkan jarinya sebagai benda penghiburnya,maka coba alihkan perhatianya pada kegiatan lain yang lebih menarik perhatiannya .Misalkan bermain tepuk tangan ,atau beri mainan yang khusus untuk untuk digigit dan yang sangat perlu diperhatikan mainan itu harus aman dan bersih.

Walaupun bayi masih suka mengisap , asalkan tumbuh kembangnya normal ,suka bermain dan terlihat ceria maka tidak apa-apa,yang perlu dikhawatirkan apabila bayi mulai suka melamun dan sepanjang hari kegiatannya hanya mengisap jari,maka disarankan orangtua Konsultasi dengan ahlinya merupakan alternatif yang terbaik bila orang tua tak jua bisa menemukan penyebabnya maupun mengatasinya.

One response to “Mengisap Jari

  1. bagaimana dengan anak yang berusia 4-5 tahun yang masih mengisap jarinya… apakah itu bermasalah ?? tapi tidak dilakukan sepanjang hari, hanya pada saat menjelang tidur dan ketika di sela-sela bermainnya.. mohon informasinya. thank’s

    paud aak ceria says :
    Terimakasih atas pertanyaannya ibu Nailah.

    Kebiasaan “sisa” usia bayi kadang-kadang terbawa hingga usia remaja, sehingga seringkali membuat para orang tua jengkel jika melihat anaknya melakukan hal yang dianggap sebagai kebiasaan buruk.

    Paparan mengenai hal tersebut dapat ibu Nailah baca pada postingan “Menghentikan Kebiasaan Buruk Anak”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s