BALITA DIAJAR CALISTUNG, SAAT SD BERPOTENSI MENTAL HECTIC

Jakarta, 17/7/2010 (Kominfo-Newsroom) Jika anak usia bawah limatahun (balita) diajarkan baca tulis dan hitung (calistung), maka saat si anak duduk di sekolah dasar kelas dua atau tiga, berpotensiterkena penyakit Mental Hectic, berjiwa pemberontak.

Oleh karena itu, jangan bangga bagi Anda atau siapa saja yangmemiliki anak usia dua tahun sudah bisa membaca dan menulis, kataDirektur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ditjen PNFI KemdiknasSudjarwo S, usai Festival Mewarnai Konsumen Cilik, di Jakarta,Sabtu (17/7).

Pengajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) akan dikembalikan pada khitahnya. Kemdiknas mendorong anak-anak untuk menjadi konsumen cerdas, terutama dengan memilih sekolah PAUD yang tidak mengajarkan calistung. Sudjarwo menambahkan, banyak orangtua anak usia dini yang terjebak saat memilih sekolah PAUD. Orang tua menganggap sekolah PAUD yang biayanya mahal, fasilitas mewah dan mengajarkan calistung merupakan sekolah yang baik. Padahal tidak begitu, apalagi orang tua memilih sekolah PAUD yang bisa mengajarkan calistung, itu keliru, kata Sudjarwo.

Sekolah PAUD yang bagus justru sekolah yang memberikan kesempatan pada anak untuk bermain, tanpa membebaninya dengan beban akademik, termasuk calistung. Dampak memberikan pelajaran calistung pada anak PAUD menurut Sudjarwo berbahaya bagi anak itu sendiri.Bahaya untuk konsumen pendidikan, yaitu anak, terutama dari sisi mental.

Memberikan pelajaran calistung pada anak menurut Sudjarwo dapat menghambat pertumbuhan kecerdasan mental. Jadi tidak main-main itu,ada namanya mental hectic, anak bisa menjadi pemberontak..

Kesalahan inilah yang sering dilakukan oleh orang tua, yang seringkali bangga jika lulus Taman Kanak-kanak anaknya sudah dapat calistung. Untuk itu, ia mengatakan Kemdiknas sedang gencar mensosialisasikan agar PAUD kembali pada khitahnya. Sedangkan produk payung hukumnya sudah ada, yakni SK Mendiknas nomor 58 tahun2009. SK nya sudah keluar, jadi jangan sembarangan memberikan pelajaran calistung, tandasnya.

Sosialisasi tersebut telah dilakukan melalui berbagai pertemuan di tingkat kabupaten dan provinsi. Maka, Sudjarwo sangat berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti komitmen pusat untuk mengembalikan PAUD pada jalurnya

One response to “BALITA DIAJAR CALISTUNG, SAAT SD BERPOTENSI MENTAL HECTIC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s