KURIKULUM PAUD

Kurikulum / Program Belajar :

Kurikulum PAUD Berbasis Agama ini menggunakan kurikulum PAUD yang disusun oleh Tim Pengembang PAUD Berbasis Agama berdasarkan accuan Menu Pembelajaran Generik dari Direktorat PAUD Ditjen PNFI Depdiknas dan memperhatikan 9 kemampuan belajar anak diintegrasikan dengan Akidah-Akidah Islam, yang meliputi : kecerdasan linguistik, kecerdasan logika-matematik, kecerdasan visual spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan kinestik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis dan kecerdasan spiritual.

Model PAUD Berbasis Agama ini mengembangkan program kegiatan belajar/kurikulum dengan pendekatan kelas berpusat pada anak, pembelajaran dengan pendekatan Beyond Center and Circle Time (BCCT) dipadukan dengan strategi pembelajaran tematik.

Aspek-aspek pengembangan :

a. Pengembangan nilai moral agama

b. Pengembangan fisik

c. Pengembangan bahasa

d. Pengembangan kognitif

e. Pengembangan social emosional

f. Pengembangan seni

 

Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan adalah multi-metode dapat melalui simulasi, bermain peran, demonstrasi, eksperimen, tanya jawab, ceramah bervariasi, penugasan terhadap anak.

Penjelasan :

Model PAUD Berbasis Agama ini mengembangkan program kegiatan belajar/kurikulum dengan pendekatan kelas berpusat pada anak dengan strategi pembelajaran tematik.

Pendekatan berpusat pada anak adalah (1) berorientasi pada perkembangan anak, (2) berorientasi pada bermain, (3) berdasarkan proses, dan (4) bersifat terbuka / bebas.

 

Pengembangan Tematik

        Sedangkan pembelajaran tematik merupakan suatu strategi pembelajaran yang melibatkan beberapa bidang pengembangan untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada anak. Keterpaduan pada pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek atau waktu, aspek kurikulum, dan aspek belajar mengajar. Pembelajaran tematik diajarkan pada anak karena pada umunya mereka masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistic) perkembangan fisiknya tidak pernah dapat dipisahkan dengan perkembangan mental, social dan emosional.

        Kekuatan pembelajaran tematik adalah : (1) Pengalaman dan kegiatan belajar relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak, (2) Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak, (3) Hasil belajar akan bertahan lebih lama karena lebih berkesan dan bermakna, (4) mengembangkan keterampilan berpikir anak dengan permasalahan yang dihadapi, dan (5) Menumbuhkan keterampilan social dalam bekerja sama, toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.

        

Pengembangan Sentra

        Pusat kegiatan belajar pada pembelajaran yang berpusat pada anak dibangun atas dasar bahwa setiap anak memiliki modalitas, gaya belajar dan minat yang berbeda terhadap pengetahuan yang ingin diketahuinya. Pembelajaran dengan pendekatan Beyond Center and Circle Time (BCCT) adalah pembelajaran anak usia dini dengan kegiatan bermain melalui sentra-sentra. Setiap sentra memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan kegiatan bermain sensorimotorik, simbolik dan pembangunan. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak yang meliputi perkembangan moral dan agama, kognitif, fisik, sosio emosional, bahasa dan seni. Setiap sentra juga mengembangkan seluruh aspek kecerdasan anak. Sentra-sentra yang dikembangkan dalam pendekatan BCCT antara lain :

1. Sentra Main Peran, adalah tempat bermain sambil belajar untuk mengembangkan imajinasi , imtag, iptek dan akhlaqul karimah. Dengan perlengkapan rumah tangga dan kegiatan di lingkungan sekitarnya yang dilihat anakdalamkehidupan sehari-hari, termasuk kegiatan beragama di dalam keluarga sakinah. Setting kegiatan di sentra main peran disesuaikan dengan tema pembelajaran.

2. Sentra Bahan Alam, adalah adalah tempat anak melakukan kegiatan dengan berbagai alat dan bahan alam ciptaan Allah, baik yang kering dan yang basah disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak.

Kegiatan Di Sentra Bahan Alam, adalah Bermain biji-bijian dan mengenal warna, Menakar air, Bak Air Sabun, Adonan Tepung Kanji, Bermain di Bak Pasir, Bermain dengan bahan-bahan sisa, Melukis dengan cat air, pewarna kue, cat minyak.

3. Sentra Seni dan Kreatifitas, adalah tempat anak bermain sambil belajar untuk mengembangkan keimanan, ketaqwaan, akhlaqul karimah, kemampuan kognitif dan  berbahasa, dengan menggunakan sarana penunjang. Sentra ini juga sebagai tempat untuk mengenalkan anak tentang berbagai macam budaya bangsa ciptaan Allah yang berbeda-beda, baik perbedaan suku, makanan, tradisi/kebiasaan dan agama yang ada. Selain itu juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan kreatifitas anak, serta mengembangkan motorik halus dan motorik kasar anak dalam menggunakan berbagai alat musik yang sederhana.

4. Sentra Balok, adalah tempat anak bermain sambil belajar untuk mengembangkan ke 6 aspek bidang pengembangan dengan bantuan alat-alat permainan edukatif dan guru bertindak sebagai fasilitator dan motivator serta teman bermain anak. Bermain dengan balok mengenalkan pada konsep matematika seperti : bentuk, ukuran, jumlah, pecahan, ruang, luas, sempit, dll.

5. Sentra Persiapan, adalah tempat anak bermain sambil belajar untuk mengembangkan 6 aspek bidang pengembangan kemampuan anak dengan integrasi Imtaq dan Akhlaqul Karimah serta untuk mengembangkan persiapan membaca, persiapan menulis dan persiapan matematika dan kegiatan khusus lainnya, terutama untuk usia 5 – 6 tahun

Kegiatan di masing-masing sentra menggunakan tahap-tahap pembelajaran sebagai berikut :

a. Pijakan lingkungan main

    Pada tahap ini, pendidik mempersiapkan segala sesuatu yang akan digunakan untuk bermain anak. Dalam penataan lingkungan pendidik seharusnya memperhatikan pengelompokan dan penataan bahan main, penggunaan warna, penataan alat dan perabot dan jumlah serta jenis bahan main yang dipilih. Pendidik sebaiknya menyiapkan tiga tempat bermain pada setiap anak.

b. Pijakan sebelum main

    Merupakan tahap kegiatan, dimana guru mempersiapkan anak untuk bermain sesuai dengan tema yang ditentukan. Kegiatan ini dilaksanakan di tiap-tiap sentra kegiatan. Persiapan dilakukan melalui bernyanyi, bercerita, menjelaskan aturan main dan membuat kesepakatan-kesepakatan dengan anak.

c. Pijakan saat main

    Pada tahap in, guru mengamati anak-anak untuk melihat bagaimana mereka berinteraksi dengan teman sebaya, berbagi informasi dan memecahkan masalah.

d. Pijakan setelah main

    Tahap ini dilakukan setelah bermain selesai dilakukan. Pendidik meminta anak untuk menceritakan pengalamannya saat bermain sebagai upaya untuk mengingatkan kembali pengalaman bermainnya. Di samping itu pendidik mendorong anak untuk membereskan alat bermain.


 

About these ads

3 responses to “KURIKULUM PAUD

  1. apakah paud ada silabusnya?

    paud anak ceria says:
    Terimakasih atas pertanyaannya bapak. Pada dasarnya kegiatan di PAUD adalah kegiatan bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain dengan memperhatikan tingkat perkembangan usia anak dalam segala asfek perkembangannya, baik anak berada dalam lingkungan PAUD Formal maupun PAUD Non Formal.
    Semua kegiatan anak tersusun dalam sebuah kurikulum resmi, dalam hal ini kami menggunakan acuan kurikulum tk dan paud dari kementrian pendidikan nasional tahun 2009 dan revisi menu generik tahun 2009, dengan pengembangan pola KTSP yang kami sesuaikan dengan karakteristik sekolah kami yaitu budaya lingkungan sebagai muatan plus sekolah (imtaq/kerohanian, multi language, muatan lokal yang menyangkut seni, budaya dan bahasa, dan wawasan lingkungan).
    Dengan demikian kami harapkan bahwa setiap siswa kami menjadi lebih unggul dalam berkompetensi dan bersosialisasi di masyarakat.
    Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat.

  2. Apa yang dimaksud penataan lingkungan main?

    paud anak ceria says :
    terimakasih bu retno atas pertanyaannya. khusus pertanyaan ibu kami posting tulisan terbaru dengan judul :belajar sambil bermain, bermain seraya belajar”.

    Semoga pertanyaan ibu mendapat jawaban seperti apa yang ibu harapkan.

    salam hangat :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s