Berbudaya Lingkungan pada PAUD Anak Ceria Banjarbaru

PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan lahir dari suatu pemikiran sederhana, bahwa penanaman keperdulian akan lingkungan akan semakin efektif jika dimulai sejak dini, sejak anak-anak berusia di bawah lima tahun atau usia golden age. Anak-anak dalam rentang usia ini diharapkan lebih mempunyai respon yang tinggi terhadap keadaan lingkungan sekitarnya dengan adanya pembiasaan-pembiasaan yang diberikan dan diajarkan pada Lembaga PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan, jika dibandingkan dengan anak didik yang diajarkan pembiasaan ini di atas usia pra sekolah.

 

Budaya Lingkungan yang dimaksudkan adalah budaya kepekaan terhadap lingkungan Iman dan Taqwa, lingkungan diri sendiri, keluarga, teman-teman, dan lingkungan sekitar. Materi ajar dan pembiasaan yang diberikan pada Lembaga PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan dalam hal Iman dan Taqwa kepada Allah adalah dengan memberikan pembiasaan sholat dhuha pagi hari Jum’at di Mesjid yang terletak di samping sekolah, pemberian materi tata cara beribadah wudhu dan sholat 5 (lima) waktu, pemberian hafalan surah Al-Qur’an pendek beserta dengan hadist aplikatif yang pendek kepada setiap anak didik, pembiasaan sodaqoh dan berderma serta pembiasaan keislaman lainnya yang disesuaikan dengan tingkat usia anak didik.

 

Dalam hal budaya perduli diri sendiri, setiap anak didik diberikan materi dan pembiasaan mengenai pengenalan diri sendiri, menumbuhkan sikap kemandirian dalam bersikaf dan bertindak, melakukan sesuatu tanpa mendapat bantuan dari orang lain hingga batas yang sewajarnya dalam tingkat usia perkembangannya, seperti tidak ditunggu di dalam sekolah jika waktu jam pelajaran mulai, meletakkan tas di tempat yang disediakan secara sendiri dan teratur rapi, melepas dan memasang kaos kaki dan sepatu tanpa mendapat bantuan dari orang lain, menjaga kebersihan tangan dan kaki jika usai melakukan kegiatan outdoor dan indoor dan sebelum makan, menjaga kebersihan THT, kulit, rambut dan kuku secara sendiri dan sederhana sesuai dengan tingkat usia perkembangannya, dan lain-lain.

 

Budaya lingkungan terhadap keluarga, teman dan lingkungan sekitar atau lingkungan makro, dimana anak didik diberikan meteri dan pembiasaan mengenal sesama dan benda di sekitarnya, ditanamkan sikaf hormat-menghormati antar sesama makhluk secara komprehensif, sikaf empati dengan cara melakukan kegiatan kesosialan kemasyarakatan seperti kunjungan ke panti-asuhan dan yatim piatu, panti jompo dsb, melakukan kegiatan amal seperti mengadakan “Gerakan Saudara Asuh”, dimana anak dibiasakan berderma 1 kali seminggu dengan nominal minimal yang ditentukan oleh setiap guru kelas atau sesuai dengan tingkat keikhlasan anak didik, dimana dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada teman yang kurang mampu untuk keperluan sekolahnya. Dan masih banyak materi dan pembiasaan yang diberikan dalam hal ini kepada anak didik PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan.

 

Dalam Materi dan Pembiasaan Budaya Lingkungan, anak didik diberikan muatan akademik sains / teknologi untuk mengembangkan wawasan ilmu alamnya secara praktek langsung dan kegiatan ini terjadwal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) bulan, kegiatan berkesenian (tari, musik, lagu dan puisi) yang diberikan pada setiap tingkatan kelompok yang ada di PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan yang terjadwal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) bulan. Diharapkan anak didik akan dapat lebih aplikatif dalam memecahkan persoalan-persoalan sederhana dan lebih responsif dalam menghadapinya. Di samping itu secara terjadwal 1 (satu) bulan sekali anak didik diajak mengunjungi obyek edukatif dan wisata yang ada di sekitar Kota Banjarbaru, untuk menambah wawasan keilmuannya.

 

Pemberian muatan budaya berbahasa yang dikembangkan merupakan gabungan dari 3 (tiga) bahasa dalam setiap pemberian materi dan pembiasaan di PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan adalah, bahasa lokal (bahasa banjar), bahasa nasional dan bahasa inggris. Ketiga bahasa ini diaplikasikan dalam pemberian materi dan pembiasaan akademis dan seni yang tersusun secara proporsional dan disesuaikan dengan setiap tingkatan perkembangan anak didik. Dari hal inilah bahasa yang diaplikasikan pada setiap anak didik PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan adalah “Multi-Language” dan tidak hanya mengadopsi sistem bilingual Indonesia-Inggris, tetapi ditambah dengan local language.

 

Budaya Lingkungan sebagai muatan “Plus” PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan merupakan rangkuman dari kegiatan “Plus” yang diberikan oleh sekolah-sekolah “Plus” yang ada di daerah Banjarbaru. Adapun kurikulum yang kami buat merupakan kurikulum standar yang diganbungkan dengan kompetensi “Plus” Budaya Lingkungan, dimana setiap indikator yang ditanamkan merupakan indikator spesifik sebagai repleksi dari target pencapaian pembelajaran anak didik di PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan.

 

Dengan segala keterbatasan dan kesederhanaan sarana dan prasarana PAUD Anak Ceria Berbudaya Lingkungan, kami bertekad memberikan yang terbaik untuk setiap anak didik tanpa adanya embel-embel biaya yang tinggi dan mencekik bagi orang tua anak didik

 

Mohon do’a dan dukungan semua pihak, agar maksud dan tujuan kami dalam mendirikan sekolah ini tetap berjalan sesuai dengan maqomnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s